Dalam upaya mendukung penyelenggaraan Satu Data Indonesia (SDI) di Kabupaten Murung Raya, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Murung Raya menggelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Penyelenggaraan Statistik Sektoral Kabupaten Murung Raya dan Sosialisasi Pelayanan Statistik Terpadu, Kamis (19/12/2024) di Aula BPS Kabupaten Murung Raya.
Rapat yang bertujuan untuk memperkuat implementasi Satu Data Indonesia ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan pemerintah Kabupaten Murung Raya, di antaranya Kepala BPS Kabupaten Murung Raya, Restu Kristianto, Kepala Bidang Statistik Diskominfo Kabupaten Murung Raya, Nuryeni, Kepala Bidang P2EPD Bappedalitbang Kabupaten Murung Raya, Ernes Suhandoyo, Kepala Bidang Koperasi dan UMKM, Janu Dwitani, Kepala Bidang PPM Bappedalitbang Kabupaten Murung Raya, Ferry Hardi, serta tim PSS dan PST BPS Kabupaten Murung Raya dan berbagai pemangku kepentingan terkait.
Dalam rapat tersebut, Tim PSS Kabupaten Murung Raya menyampaikan materi tentang keterbukaan informasi dalam penyelenggaraan SDI di Kabupaten Murung Raya pada tahun 2024 dan rencana untuk tahun 2025. Salah satu topik yang dibahas adalah bagaimana meningkatkan aksesibilitas data yang lebih terbuka dan akurat, sebagai bagian dari komitmen untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data.
Selain itu, Tim PST juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melakukan sosialisasi tentang Pelayanan Statistik Terpadu (PST) kepada seluruh tamu dan stakeholder yang hadir. Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan lebih jauh mengenai pentingnya pelayanan statistik dalam mendukung pembangunan daerah, serta bagaimana BPS Kabupaten Murung Raya dapat membantu menyediakan data statistik yang lebih mudah diakses oleh masyarakat dan pemerintah.
Kepala BPS Kabupaten Murung Raya, Restu Kristianto, dalam sambutannya mengungkapkan, "Melalui rapat ini, kita berharap dapat terus meningkatkan kolaborasi antara BPS dan instansi terkait dalam mendukung keberhasilan implementasi Satu Data Indonesia di Kabupaten Murung Raya, serta memperkuat pelayanan statistik yang terintegrasi untuk kepentingan pembangunan daerah."
Rapat ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas data sektoral yang mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan yang lebih efektif, serta memperkuat tata kelola statistik yang lebih transparan dan akuntabel.